Leeds United berhasil lolos ke babak 16 besar Piala FA setelah mengalahkan Birmingham City melalui adu penalti dengan skor 4-2. Pertandingan yang berakhir 1-1 hingga perpanjangan waktu ini menunjukkan ketangguhan mental Leeds dalam menghadapi tekanan. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Sean Longstaff yang menjalankan tugasnya dengan tenang.

Leeds sempat unggul lebih dulu melalui gol Lukas Nmecha di awal babak kedua. Gol tersebut memberi harapan besar bagi tim tamu untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya tanpa drama tambahan. Namun, Birmingham menunjukkan semangat juang tinggi yang membuat pertandingan tetap hidup hingga menit akhir.
Keberhasilan Leeds dalam adu penalti menegaskan kesiapan mental para pemain. Empat eksekutor mereka sukses menjalankan tugas, sementara dua penendang Birmingham gagal. Momen ini menjadi bukti bahwa pengalaman dan ketenangan menjadi faktor penting dalam laga sistem gugur seperti Piala FA.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Birmingham City Berjuang Keras Hingga Menit Akhir
Patrick Roberts menjadi pahlawan sementara bagi Birmingham setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89. Tembakan jarak jauhnya yang membentur pemain bertahan Leeds membuat kiper tak berdaya dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Gol tersebut menghidupkan kembali harapan tuan rumah.
Sejak awal laga, Birmingham tampil dominan dengan sejumlah peluang berbahaya. Penjaga gawang Leeds, Lucas Perri, menjadi sosok kunci dengan beberapa penyelamatan penting yang menggagalkan peluang emas lawan. Tanpa performa gemilangnya, hasil pertandingan mungkin sudah berbeda sejak babak pertama.
Meski akhirnya tersingkir, perjuangan Birmingham patut diapresiasi. Mereka menunjukkan determinasi tinggi dan mampu menekan tim Premier League tersebut. Dukungan penuh dari suporter di stadion juga menjadi energi tambahan yang membuat laga berlangsung sengit hingga akhir.
Baca Juga: Wrexham Ukir Sejarah: Lolos ke 16 Besar Piala FA Setelah Penantian 29 Tahun
Momen Kunci yang Menentukan Jalannya Pertandingan

Babak kedua menjadi titik balik ketika Nmecha memanfaatkan kesalahan lini belakang Birmingham untuk mencetak gol pembuka. Gol ini merupakan satu dari sedikit tembakan tepat sasaran Leeds, namun cukup untuk mengubah dinamika pertandingan. Birmingham kemudian meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Di menit-menit akhir waktu normal, Roberts mencetak gol dramatis yang membuat pertandingan semakin menegangkan. Kedua tim saling menciptakan peluang di babak tambahan, termasuk tembakan yang membentur tiang dan peluang emas yang gagal dimanfaatkan. Ketegangan terasa di setiap serangan yang terjadi.
Adu penalti akhirnya menjadi penentu. Leeds tampil lebih tenang, sementara Birmingham kehilangan momentum. Kegagalan dua penendang tuan rumah memastikan langkah Leeds ke babak berikutnya dan menutup pertandingan dramatis ini dengan akhir yang emosional.
Hasil Laga Lain: Wolves, Fulham, dan Sunderland Ikut Melaju
Selain kemenangan Leeds, beberapa tim lain juga memastikan tempat di babak berikutnya. Wolverhampton Wanderers menang tipis 1-0 atas Grimsby dalam laga berat di lapangan berlumpur. Gol tunggal memastikan mereka tetap bertahan di kompetisi meski performa belum maksimal.
Fulham juga meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Stoke City. Gol telat Harrison Reed memastikan tim London tersebut melaju, setelah sebelumnya sempat tertinggal. Kemenangan ini menunjukkan daya juang Fulham dalam situasi sulit.
Sementara itu, Sunderland lolos setelah menang 1-0 atas Oxford melalui penalti kontroversial yang dicetak Habib Diarra. Keputusan wasit tanpa bantuan VAR memicu perdebatan, namun hasil akhir tetap membawa Sunderland melangkah ke babak selanjutnya. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di goalarab.net.
